Innovation in Teaching Writing Folktales, Its Organization and Sentence Structure

Author: Siyaswati, Titah Kinasih, S1 – Pendidikan Bahasa Inggris

Keyword : writing, folkiales, sentence structure
Sumber pengambilan dokumen : ICTTE, vol. 21, November 2015, ISSN: 2502-4124, FKIP Univeristas Sebelas Maret

The main purpose of learning English is to be able to communicate with colter people either orally or written. One of the communication forms is writing. The role of writing is very important in many aspects. Realizing how important writing is. this paper explains innovation in teaching writing fulktales, its organization and sentence structure. The purpose of the study is to know the organization and sentence structure in teaching writing at the university students. Students mostly don’t pay attention to the sentence structures used in writing. In this study, the writer wants to describe sentence structure to build up a good writing particularly in writing folktales. Some related theories used by the writer to analyse writing. in this study, the writer uses descriptive approach. All the words, phrases, and sentences arc described by the writer based on their organization and sentence structure. The analysis of writing is dune through collecting, classifying, reducing, selecting, displaying, and concluding some related theory on how to build up an excellent sentence structure. The writer hopes that this study will be able to help the students to make a good writing folktales easilygdlhub–siyaswatit-1089-1-isi

STRATEGI WIRAUSAHA DI BIDANG BUSANA

Author: Sulistiami, S1 – Pendidikan Kesejahteraan Keluarga

Keyword : strategi, wirausaha, busana
Sumber pengambilan dokumen : Prosiding Seminar Nasional IV, Juni 2012, ISBN: 978-979-028-559-0, Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Fakultas Teknik Universitas Negeri Surabaya

Clothing is one of the basic human needs besides food and housing. In relation to this important human need, entrepreneurship in dress-making is a promising prospect for those who see the good future in dress-making business. Running a business in the field needs appropriate strategies for entrepreneurship in order to open up business for other people. Those strategies include: havind ideas, having responsibility, realizing opportunities for business, having apprenticeship in one’s expertise, strong mentality, creativiti and innovation. In conclusion, to be a successful entrepreneur in dress-making, we must have courage to start, be responsible, not easily give up, and always innovative.
Abstrak: Sandang adalah salah satu kebutuhan pokok manusia semasa dia hidup selain papan dan pangan. Berawal dari kebutuhan pokok yang sangat dibutuhkan oleh setiap manusia yang hidup ini, berwirausaha dibidang busana sangatlah menjanjikan bagi semua orang yang tahu peluang-peluang bisnis dibidang busana. Membuka usaha dibidang busana dibutuhkan strategi untuk • berwirausaha yang benar agar semua orang yang mempunyai kemampuan dibidang busana tidak mengantungkan hidupnya hanya menjadi pegawai atau guru tetapi bisa membuka peluang kerja untuk orang lain. Adapun stategi tersebut adalah mempunyai ide, mewujudkan peluang usaha dan pernah magang dibidangnya, mempunyai mental yang tangguh, bertangung jawab dan kreati serta inovatif. Jadi strategi untuk membuka usaha dibidang busana itu kesimpulanya harus berani memulai, tangung jawab, pantang menyerah, mau menangung resiko dan selalu inovatifgdlhub–sulistiami-1090-1-isi

PENGARUH MOTIVASI, KEMAMPUAN DAN KEPEMIMPINAN YANG BERDAMPAK PADA KINERJA (Studi Pada Pegawai Sub Din Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Propinsi Jawa Timur)

Author: Mochammad Munir Rachman, S1 – Akuntansi

Keyword : Kemampuan. Kepemimpinan dan Kinerja
Sumber pengambilan dokumen : Prosiding Seminar Nasional dan call for papers, 28 Juni 2011, ISBN: 978-602-9188-25-7, Fakultas Hukum UPN Jawa Timur

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuktikan dan menganalisis pengaruh faktor motivasi, kemampuan dan kepemimpinan yang berdampak pada kinerja pegawai Sub Din Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Propinsi Jawa Timur. Hal ini terkait dengan kajian yang terjadi di lingkungan Sub Din Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Propinsi Jawa Timur, masih membutuhkan perhatian dan keterlibatan pimpinan untuk lebih banyak memotivasi, termasuk kreatifivitas pegawai terhadap pekerjaan yang dilakukan juga masih belum memenuhi standar sebagai mana yang menjadi harapan organisasi. Tentu saja, hal ini bisa mencerminkan “hasil pekerjaan” dari pegawai itu sendiri, sehingga bisa diidentifikasikan sebagai “kemampuan”. Dengan sendirinya motivasi memegang peran sebagai perantara untuk mentransformasi kemampuan menjadi hasil pekerjaan. Namun semua ini tidak lepas dari pantauan maupun pendekatan bagi seorang pimpinan untuk lebih aktif memperhatikan aktivitas yang dilakukan bawahannya agar bisa lebih termotivasi dan mampu menghasilkan kinerja yang tinggipdf file

PENGARUH BEBERAPA FAKTOR TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN PADA PT. SAMPOERNA SURABAYA

Author: Mochammad Munir Rachman, S1 – Akuntansi

Keyword : incentives, working conditions, promotion opportunities, employment, job satisfaction
Sumber pengambilan dokumen : EMISI,Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi vol. 3, no. 1, April 2010, ISSN: 1979-9888, Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Job satisfaction has an abstract and a relative characteristic. Each employee does not necessarily have a common view of the level of satisfaction. But in general, the more work aspects that are suitable with employees’ wishes, the higher the perceived level of satisfaction. As a result, the employees’ commitment will arise and it might be addressed to the organization, and vice versa.
Job satisfaction is how the feelings of employees towards their work. This feeling can be favorable, but can also be unfavorable, depending on how employees evaluate aspects of job satisfaction itself. Understanding the job satisfaction of an employee or a workforce may be done through an alternative approach that is the approach on those aspects of work (job facets) which is associated with the commitment of employees of the organization. At the end, it is expected to give a complete picture of job satisfaction on employees themselvespdf file

PENGARUH KEMAMPUAN INTELEKTUAL, PEMBELAJARAN INDIVIDUAL DAN INTERNAL LOCUS OF CONTROL TERHADAP KOMPETENSI DAN KINERJA DOSEN (Studi Prodi Manajemen Terakreditasi B Pada Universitas Swasta di Surabaya)

Author: Mochammad Munir Rachman, S1 – Akuntansi

Keyword : kemampuan intelektual, pembelajaran individu, internal locus ofcontrol, kompetensi dan kinerja dosen
Sumber pengambilan dokumen : Majalah Ekonomi, Tahun XXII, No. 1, April 2012, ISSN: 0854-3038, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis kemampuan intelektual, pembelajaran individu dan internal locus of control pada kompetensi dan kinerja Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Terakreditasi “B” Swasta di Surabaya.
Penelitian ini tergolong jenis penelitian pada populasi. Populasi penelitian meliputi seluruh dosen tetap dari Fakultas Ekonomi Universitas Terakreditasi “B” Pribadi di Surabaya, dengan 100 responder sebagai sampel penelitian. Sampel untuk penelitian ini diambil secara proporsional dengan menggunakan teknik proporsional sampling stratified random, sedangkan data penelitian dianalisis dengan menggunakan Structural Equation Modeling / SEM) dengan bantuan program komputer aplikasi AMOS Versi 18,0.
Output dari temuan ini menunjukkan bahwa variabel kemampuan intelektual, pembelajaran individu dan internal locus ofcontrol memiliki pengaruh langsung, positifdan signifikan terhadap kinerja dosen, danjuga tidak langsung, pengaruh signifikan dan positif terhadap kompetensi, sedangkan kompetensi memiliki langsung, signifikan dan positif berpengaruh terhadap kinerja dosen. Dengan demikian, mereka sangat kornpleks. Output dari temuan ini menggabungkan atau mengintegrasikan variabel temuan empiris dari beberapa peneliti, sehingga temuan empiris tentang hubungan antara variabel yang terintegrasi ke dalam satu model yang lengkap.
Temuan ini menunjukkan bahwa untuk meningkatkan kinerja para dosen dapat dilakukan melalui akademika trias (tiga layanan dari universitas) serta unsur-unsur pendukungnya. PTS disarankan untuk meningkatkan kompetensi dosen melalui kompetensi pedagogik, kepribadian, kompetensi sosial dan profesional sehingga mereka dapat meningkatkan kinerja mereka melalui saling terkait program studipdf

CAPACITY BUILDING : UPAYA STRATEGIS MEMENANGKAN DAYA SAING PADA INDUSTRI KECIL SEPATU DAN TAS

Author: Muhamad Abdul Jumali, S1 – Teknik Industri

Keyword : capacity building, small industry
Sumber pengambilan dokumen : Seminar Nasional Industrialisasi Madura dan Call For Paper 2014 Universitas Trunojoyo Madura, 26 November 2014

Market Extension and product inovation every moment is conducted by industry’, this matter needs the better skill from the production to increase performance of innovative and understanding to new product. The aim of this research is to analysis of capacity building which is needed to identify the environtment requirement in order to overcome the profit performance, this is in the small industry. The analysis is very important because it assists to find whether performance can be improved with the capacity building, there are individual capacity, organizational capacity and the system capacity. The result of this research indicates that the individual capacity development is fundamental problem and become the main problempdf file

EVALUASI PELAKSANAAN SEKOLAH SEPAKBOLA (PELATIH) DI PENGPROV PERSATUAN SEPAKBOLA SELURUH INDONESIA (PSSI) JAWA TIMUR

Author: Abdul Cholid, S1 – Pendidikan Kepelatihan Olahraga

Keyword : EVALUASI PELAKSANAAN SEKOLAH SEPAKBOLA (PELATIH) DI PENGPROV PERSATUAN SEPAKBOLA SELURUH INDONESIA (PSSI) JAWA TIMUR
Sumber pengambilan dokumen : Prosiding Seminar Nasional Olahraga ISBN: 978-602-7981-34-8
diselenggarakan oleh Program Studi Ilmu Keolahragaan Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta. 22 November 2014

Sepakbola merupakan olahraga yang memasyarakat, Sepakbola jugs merupakan cabang olahraga paling populer, salah satu indikatornya adalah animo masyarakat terhadap cabang olahraga itu sendiri, Giulianotti (dalam Syafii, 2007), mengatakan bahwa: “diskusi apapun mengenai sepakbola harus dibuka oleh pengakuan akan days tarik permainan global ini, tidak ada bentuk budaya sepopuler sepakbola yang dapat menimbulkan gairah bagi pemujanya. Sumadi dkk (2009) mengatakan sepakbola merupakan cabang olahraga yang digemari di Indonesia, sedangkan Witarsa (1978) mengatakan Sepakbola adalah permainan beregu, oleh karena itu kerjasama antar pemain merupakan tuntutan permainan sepakbola yang harus dipenuhi oleh setiap kesebelasan yang menginginkan sebuah kemenangan, sedangkan peraturannya menurut Sarjono & Sumarjo (2010), Peraturan dalam pertandingan sepakbola antara lain, jumlah pemain 11 orang setiap regu, lamanya pertandingan 2 x 45 menit, waktu istirahat 15 menit, memasuki babak kedua setelah istirahat kedua kesebelasan harus bertukar tempat, wasit berhak menambahkan waktu bila ada pemain yang luka (ceders), jika waktu melebihi 45 menit, maka waktu harus ditambah sesuai waktu yang terbuang (injuri time)pdf file

ANALISIS PENGARUH LIMBAH SUSU SAPI CAIR MT.GKSI BOYOLALI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAM TANAMAN BAWANG MERAH (Allium cepa var.ascallonicum)

Author: Edy Sulistiyawan, S1 – Statistik (edy.sulistiyawan@gmail.com)

Keyword : Analisis Varians Multivarite, Limbah Susu Sapi Cair, Newman-Keuls, Tanaman Bawang Merah
Sumber pengambilan dokumen : Jurnal Statistika Universitas Muhammadiyah Semarang, Edisi Mei 2015, ISSN: 2338-3216. diterbitkan oleh Program Studi Statistika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Muhammadiyah Semarang

Untuk mengurangi pencemaran lingkungan akibat pengolahan limbah yang kurang tepat dapat dilakukan pemanfaatan limbah tersebut sebagai pupuk, terutama limbah organik yang masih banyak mengandung unsur Nitrogen, Fosfat dan Kalium fosfat. MT.GKSI Boyolali merupakan satu-satunya pabrik pengolahan susu sapi cair (culling) yang telah melakukan uji kualitas air susu sebelum masuk ke pabrik pengolahan susu. Limbah susu yang dihasilkan berwarna putih dan apabila keberadaannya terlalu banyak tentu dapat merusak lingkungan karena dapat menimbulkan bau yang menyengat. Dalam penelitian ini dapat diketahui pengaruh limbah susu sapi cair dan kadar limbah susu sapi cair yang optimal bagi pertumbuhan dan hasil tanam tanaman bawang merah. Dari hasil pengolahan data dengan menggunakan analisis varians multivariate dapat disimpulkan bahwa konsentrasi limbah susu sapi cair yang berbeda-beda ternyata memberikan pengaruh yang berarti terhadap hasil tanam tanaman bawang merah. Dan secara univariate efek konsentrasi limbah susu sapi cair memberikan pengaruh yang berarti terhadap ketiga respon hasil tanam yaitu berat basah, berat kering dan jumlah umbi perumpun. Pengujian perbedaan rata-rata masing-masing perlakukan, dimana metode yang digunakan adalah Newman-Keuls didapatkan bahwa limbah susu sapi cair akan memberikan pengaruh yang optimal pada konsentrasi sebesar 60%. Sedangkan untuk data yang pengamatannya berdasarkan tiap minggunya, menunjukkan bahwa ada pengaruh pengamatan pada waktu yang berbeda terhadap variabel respon pertumbuhan apabila diperlakukan pada konsentrasi limbah yang berbeda-beda. Demikian pula secara univariate juga ada pengaruh pengamatan pada waktu yang berbeda pada respon tinggi tanaman dan jumlah daun apabila diperlukan pada konsentrasi yang berbeda-bedapdf file

Taksonomi Vertebrata Pisces

Author: Susie Amilah, S1 – Biologi

Keyword : #SUBJECT_KEYWORDS#

Pisces merupakan kelompok vertebrata yang hidup di perairan dengan menggunakan sirip untuk bergerak dan menjaga keseimbangan tubuh dan memiliki jumlah spesies yang beraneka ragam. Pisces juga dapat diartikan sebagai hewan poikilotermik (berdarah dingin) yang paling beraneka ragam dengan jumlah spesies lebih dari 27,000 di seluruh dunia. Secara taksonomi, ikan tergolong kelompok paraphyletic yang hubungan kekerabatannya masih diperdebatkan; biasanya ikan dibagi menjadi ikan tanpa rahang (kelas Agnatha, 75 spesies termasuk lamprey dan ikan hag), ikan bertulang rawan kelas Chondrichthyes, 800 spesies termasuk hiu dan pari), dan sisanya tergolong ikan bertulang sejati (kelas Osteichthyes).
Bab 1 dari buku ini membahas tentang morfologi, anatomi dan fisiologi secara umum pada ikan. Pada bab 2, membahas mengenai morfologi, anatomi dan fisiologi secara spesifik pada ikan air tawar. Bab 3 membahas secara spesifik mengenai ikan air laut. Pada bab 4, membahas mengenai topografi organ pada ikan secara praktik pdf file

1 2 3 4 6