ENGLISH TEACHERS’ PERSPECTIVE OF THE IMPLEMENTATION OF 2013 CURRICULUM AT JUNIOR HIGH SCHOOL Perspektif Guru-Guru Bahasa Inggris dalam Penerapan Kurikulum 2013 di Sekolah Menengah Atas

JEMBATAN MERAH || Jurnal Ilmiah Pengajaran Bahasa dan Sastra
Volume 21 || Juni 2020 || ISSN: 1907-1779
Penerbit : Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur

Penulis 1: Fajar Susanto
Penulis 2: Mukhammad Abdai Ratomy

PDF VERSI CETAK/ASLI

Abstract: This study is departed from the phenomenon of the problems towards the implementation of the 2013 Curriculum (K-13) for English teachers. The study is focused on English teachers’ perspectives about the challenges in implementing the 2013 Curriculum. To obtain a deeper description of the English teachers’ perspectives in implementing the 2013 Curriculum, qualitative approach was adopted. Narrative interviews were conducted with three English teachers at a junior high school in Surabaya. To strengthen the results of the interviews, observations in the class and documentation related to the curriculum were also collected. This study found three findings, namely: (1) some students are unable to follow the learning process: be creative teachers, (2) teachers must be able to adjust to the administrative burden: multitasking teachers, and (3) teachers are getting difficulties to implement the scientific approaches. It can be argued that English teachers must be able to face the three challenges in implementing the 2013 Curriculum to increase the teaching effectiveness.
Keywords: perspectives, challenges, 2013 Curriculum, creativity, multitasking teachers


Abstrak; Kajian ini bertolak dari fenomena berbagai permasalahan dalam penerapan Kurikulum 2013 bagi guru mata pelajaran Bahasa Inggris. Fokus kajian ini adalah perspektif guru-guru mapel Bahasa Inggris mengenai kendala penerapan Kurikulum 2013. Untuk memperoleh gambaran lebih dalam tentang perspektif guru-guru Bahasa Inggris dalam menerapkan Kurikulum 2013, pendekatan kualitatif digunakan. Wawancara naratif dilakukan terhadap tiga orang guru Bahasa Inggris Sekolah Menengah Pertama di Surabaya. Untuk menguatkan hasil wawancara, observasi kelas dan dokumentasi terkait Kurikulum 2013 juga dikumpulkan. Dalam kajian ini dihasilkan tiga temuan: (1) beberapa siswa tidak mampu mengikuti proses pembelajaran: jadilah guru kreatif, (2) guru-guru harus mampu beradaptasi dengan beban administratif: jadilah guru multitugas, dan (3) guru-guru mengalami kesulitan untuk menerapkan pendekatan-pendekatan ilmiah. Dapat ditegaskan bahwa guru-guru Bahasa Inggris harus mampu menghadapi tiga tantangan dalam menerapkan Kurikulum 2013 untuk meningkatkan efektivitas pengajaran.

Kata-kata kunci: perspektif, tantangan, Kurikulum 2013, kreativitas, guru multitugas