PENGARUH GAYA BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR MAHASISWA PGSD UNIPA SURABAYA

Prosiding Seminar Nasional Pendidikan dan Pembelajaran 2017 || Inovasi Pembelajaran dan Layanan Peserta Didik Pada Kurikulum 2013
Volume I
|| 11 November 2017 || ISSN: 2598 - 6139
Penerbit : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Nusantara PGRI Kediri
Penulis 1: Arif Mahya Fanny
Penulis 2: Danang Prastyo
Penulis 3: Atnuri
PDF VERSI CETAK/ASLI

Abstrak
Adanya perbedaan gaya belajar pada mahasiswa menjadikan tantangan tersendiri bagi dosen dalam meningkatkan prestasi belajar mahasiswanya. Jika dilihat, gaya belajar antara mahasiswa satu dengan mahasiswa lainnya tidak sama, ada gaya belajar audio, ada gaya belajar visual dan ada gaya belajar kinestetik. Dengan mengetahui gaya belajar masing-masing mahasiswa akan mempermudah dosen dalam meningkatkan prestasi belajar mahasiswanya. Untuk mengetahui gaya belajar mahasiswa, dosen harus memberikan kuesioner kepada mahasiswa. Untuk kuesioner gaya belajar dapat diadopsi dari DePorter. Untuk Kuesioner DePorter terdapat 36 pertanyaan dan terbagi menjadi tiga bagian. Bagian pertama untuk pertanyaan 1-12 mewakili gaya belajar visual. Bagian kedua, untuk pertanyaan 13-24 mewakili gaya belajar auditorial. Bagian ketiga untuk pertanyaan 25-36 mewakili gaya belajar kinestetik. Diharapkan setelah mahasiswa mengisi lembar kuesioner, dosen dapat dengan mudah mengetahui masing-masing gaya belajar mahasiswanya. Apakah mahasiswa yang diajarkannya mayoritas memiliki gaya belajar audio, atau gaya belajar visual dan gaya belajar kinestetik.
Kata kunci: Gaya belajar dan prestasi belajar

PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE PADA POKOK BAHASAN PERSAMAAN KUADRAT

ISBN : 978 – 979 – 3870 – 89 – 2
Oleh : Abdulloh Jaelani , S1 – Pendidikan Matematika
Dibuat : 2011-07-01, dengan 1 file

Keyword : Think Pair Share (TPS), prestasi belajar

Kooperatif Think Pair Share (TPS) adalah suatu model pembelajaran yang dapat melatih siswa untuk berpikir dan merespon serta saling bantu satu sama lain. Dalam menyelesaikan suatu masalah siswa diberi kesempatan waktu untuk berfikir secara individual, berpasangan, dan kemudian berkelompok dengan teman yang beraneka ragam kemampuan. Sehingga dengan model pembelajaran seperti ini akan mereduksi kejenuhan siswa dalam kelas yang muaranya akan meningkatkan prestasi belajar siswa


PDF File