KONTRIBUSI PANJANG TUNGKAI DAN KELENTUKAN OTOT TUBUH TERHADAP AKURASI SEPAK MULA DALAM CABANG OLAHRAGA SEPAK TAKRAW PADA ATLET UKM UNIPA SURABAYA


JURNAL ILMIAH ADIRAGA || Pendidikan Kepelatihan Olahraga
Volume 3 || Nomer 2 || November 2017 || ISSN: 2477-2445
Penerbit : Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga FKIP Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Penulis 1: Moh. Hanafi
Penulis 2: Eka Kurnia Darisman

PDF VERSI CETAK/ASLI

Abstrak
Salah satu teknik dasar yang harus dimiliki atlet sepak takraw adalah teknik servis atau sepak mula. Servis merupakan salah satu teknik penting dalam sepak takraw. Elemen yang harus diperhatikan dalam melakukan sepa mula adalah anatomi fisik atlet dan fisik. Jika seorang atlet tidak memiliki anatomi dan fisik yang baik, maka atlet tersebut akan terpengaruh pada akurasi servis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: kontribusi panjang tungkai dan kelentukan otot tubuh terhadap akurasi sepak mula, baik pada individu maupun kelompok. Objek penelitian ini adalah 15 atlet UKM Sepaktakraw UNIPA Surabaya. Jenis penelitian ini adalah studi korelasional dengan pendekatan kuantitatif, sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan dengan pengukuran uji panjang tungkai, Kelentukan Tubuh dan akurasi sepak mula. Hasil analisis ini dapat disimpulkan: (1) Terdapat kontribusi signifikan antara variabel panjang tungkai terhadap akurasi sepak mula. Besar kontribusi panjang tungkai terhadap akurasi sepak mula sebesar 91,7 %. (2) Terdapat kontribusi signifikan antara variabel kelentukan tubuh terhadap akurasi sepak mula. Besar kontribusi kelentukan tubuh terhadap akurasi sepak mula sebesar 88,7 %. (3) Terdapat korelasi yang sangat signifikan antara variabel panjang tungkai dan kelentukan tubuh terhadap akurasi sepak mula. Besar korelasi panjang tungkai dan kelentukan tubuh terhadap akurasi sepak mula sebesar 90,0 %.
Kata kunci: Panjang Tungkai, Kelentukan, Sepak Mula