KULTUR DALAM PEMBELAJARAN BAHASA DAN SASTRA INTERKULTURAL


Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Berbasis Multikultural
26 Agustus 2017 || ISBN: 978-602-71092-7-8
Penyelenggara: Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP Puangrimaggalatung Sengkang, Kabupaten Wajo
Tim Editor: Muhsyanur, Sri Wahyuni, dan Jumadi
Penata Letak: Arie Nugroho Fathona
Penata Sampul: Bluesenja-Art
Diterbitkan oleh: BUGINESE ART
Jalan Krasak No. 5 Kotabaru Yogyakarta, 55224
Telp. (0274)-821610, HP. 082299772285
Email: buginesepress@gmail.com
Penulis  : Indayani
           University of PRGI Adi Buana Surabaya

PDF

Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kultur dalam pembelajaran bahasa dan sastra interkultural. Pendidikan multikultural bertujuan melatih dan membangun karakter siswa agar mampu bersikap demokratis, humanis, dan pluralis. Dalam proses belajar mengajar, unsur dalam proses belajar memegang peranan penting. Hasil pengkajian ini menunjukkan bahwa kultur dalam pembelajaran bahasa dan sastra interkultural meliputi pengkondisian situasi belajar, peran pengajar, peran pebelajar, pengelolaan kelas dan penciptaan kelas yang interkultural, dan penggunaan media yang dilihat dari kondisi fisik, kultural, maupun sosial. Pengkondisian situasi belajar dilakukan agar terjadi perubahan tingkah laku pada pebelajar. Tugas pengajar untuk memanusiawikan manusia dengan mengajarkan bahasa dan sastra dalam konteks budaya. Pebelajar harus menggembangkan keberagaman budaya dalam pembelajaran untuk membentuk pribadi yang imajinatif dan produktif.
Situasi kelas yang interkultural dikembangkan melalui pengulangan yang variatif untuk membentuk keterampilan yang baik. Penggunaan media yang efektif dapat mengarahkan pebelajar lebih baik dalam menyerap materi pembelajaran.Pengajar harus memahami proses belajar yang dilakukan oleh siswa agar pengajar memiliki kesiapan dalam pentransformasian ilmu, memberikan bimbingan, dan menciptakan lingkungan belajar yang tepat, serasi, dan menggairahkan bagi pelajar.