Identifikasi Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa dalam Memecahkan Masalah Matematika dengan Pendekatan Open Ended di Kelas VIII SMP Negeri 2 Krian Ditinjau dari Kemampuan Matematika


SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN MATEMATIKA 2017 || Memantapkan Karakter Semangat PAGI (Peduli, Amanah,  Gigih dan Inovasi) Melalui Inovasi Pembelajaran Matematika
13 Mei 2017 || ISBN: 978-979-3870-53-3
Penerbit : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Penulis 1: Restu Ria Wantika
Penulis 2: Yollanda Dhea Lusfita Loka

PDF VERSI CETAK/ASLI

Abstrak

Penelitian ini di latarbelakangi oleh pendekatan di sekolah masih bersifat tertutup (close-ended) sehingga siswa hanya terpacu dengan satu jawaban yang benar dan kurang adanya ide dan gagasan yang dapat diungkapkan oleh siswa. Tugas pokok pendidikan adalah menjelaskan berpikir kreatif siswa dalam memecahkan masalah matematika dengan tujuan memperbaiki kemampuan berpikir kreatif siswa di sekolah. Tujuannya adalah untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kreatif siswa dalam memecahkan masalah matematika dengan pendekatan open ended di kelas VIII SMP Negeri 2 Krian ditinjau dari kemampuan matematika. Berpikir kreatif adalah suatu cara untuk menghadapi permasalahan dengan berbagai kebebasan penyelesaian. Pendekatan open ended adalah suatu pendekatan yang memiliki beberapa penyelesaian untuk memecahkan suatu masalah matematika yang dapat memacu kreativitas siswa. Kreativitas memang tidak bisa diamati secara langsung tetapi bisa diukur dengan menggunakan kriteria kemampuan berpikir kreatif. Dalam penelitian ini untuk mengukur kemampuan berpikir kreatif dilakukan dengan melakukan wawancara terhadap tes pemecahan masalah dengan pendekatan open ended dengan memperhatikan lima kriteria berpikir kreatif yaitu kefasihan (fluency), kelenturan (flexibility), keaslian (originality), keterincian (elaboration), dan kepekaan (sensitivity). Subjek dalam penelitian ini terdiri dari tiga siswa dengan kemampuan matematika tinggi, kemampuan matematika sedang, dan kemampuan matematika rendah. Data diperoleh dengan cara tes essay kemudian dilakukan wawancara. Jika data belum valid maka dilakukan tes essay dan wawancara kembali untuk mendapatkan data yang valid. Hasil dari penelitian ini adalah kelompok kemampuan matematika tinggi memenuhi lima kriteria kemampuan berpikir kreatif yaitu kefasihan, kelenturan, elaborasi, keaslian, kepekaan. Kelompok kemampuan matematika sedang memenuhi tiga kriteria kemampuan berpikir kreatif yaitu kefasihan, keterincian, dan kepekaan. Kelompok kemampuan matematika rendah memenuhi dua kriteria kemampuan berpikir kreatif yaitu keterincian dan kepekaan.
Kata kunci: Berpikir Kreatif, Kemampuan Berpikir Kreatif, Pendekatan Open Ended