OPTIMALISASI DISTRIBUSI KENTANG (SOLONUM TUBEROSUM L.) MENGGUNAKAN ALJABAR MIN-PLUS DAN SIMULASINYA PADA PETRINET


PROSIDING || Seminar Nasional || Menyiapkan Pendidikan Matematika Dalam Menghadapi MEA
14 Mei 2016 || ISBN: 978-979-8559-72-3
Penerbit : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Penulis  : Rani Kurnia Putri

PDF

Abstrak

Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 22 Tahun 2009 tentang Kebijakan Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan Berbasis Sumber Daya Lokal. Menjadi tantanganbagi para petani lokal. Tidak terkecuali petani yang tergabung dalam Koperasi Kelompok Tani Subur Anugrah di Pangalengan Bandung. Karena produk pertanian, khususnya kentang memiliki waktu kedaluarsa (kerusakan produk) yang relatif singkat. Sehingga mengoptimalkan proses distribusi kentang menjadi salah satu solusi yang dapat dilakukan oleh kelompok tani untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada konsumen.
Pengoptimalan proses distribusi dapat dilakukan dengan melakukan pengoptimalan di bagian transportasi barang. Pemilihan waktu tempuh yang optimal dilakukan dengan cara memilih jarak yang paling mungkin untuk ditempuh sehingga pemenuhan kebutuhan pangan dapat tercapai dan keuntungan maksimal dapat diperoleh.
Pada penelitian ini dibatasi pada optimalisasi distribusi kentang dari Pangalengan ke pasar Induk Kramat Jati Jakarta dengan kendala waktu kedaluarsa (kerusakan produk) dihitung menggunakan perhitungan Aljabar Min-Plus, dari perhitungan tersebut akan diperoleh nilai optimasi yang minimum, kemudian rute optimal yang diperoleh disimulasikan menggunakan Petri-net dengan software PIPE 4.3.1.