EFEKTIVITAS TES IST (INTELIGENZ STRUCTUR TEST) DAN TES KRAEPLIN DALAM PROSES REKRUITMEN KARYAWAN


ARKETIPE || Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi
Volume 3 || Nomor 1 || Mei 2004 || ISSN: 14411-6634
Penerbit : Fakultas Psikologi Universitas Putra Bangsa Surabaya

Penulis  : Mudhar

PDF

ABSTRAK
Penggunaan tes psikologi dalam rangka rekruitmen karyawan telah banyak dilakukan di masyarakat, yang bertujuan agar calon karyawan yang diterima nantinya mampu bekerja sesuai dengan harapan perusahaan. Namun yang menjadi persoalan selanjutnya adalah apakah alat tes psikologi yang digunakan sudah mampu memprediksi prestasi kerja karyawan.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah tes Inteligenz Structur Test (IST) dan tes Kraeplin serta aspek-aspek yang diungkap mampu memprediksi prestasi kerja karyawan. Aspek yang diungkap tes IST adalah (melengkapi kalimat). Wortauswahl (melengkapi kata-kata) Anafogien (persamaan kata) Geneinsamkeiten (sifat yang dimiliki bersama), Merkaufgaben (latihan simbol), Rechhenaufgaben (berhitung). Zahlenreihen (deret angka), Figurenauswahl (memilih bentuk), WurJelauJgahen (latihan balok). Sedangkan aspek yang diungkap tes Kraeplin adalah Kecepatan kerja, Ketelitian kerja, Keajegan kerja dan Ketahanan kerja. Subyek penelitiannya adalah karyawan operator telepon sambungan langsung internasional (SU) PT. Indosat di Surabaya dengan jurnlah subyek sebanyak 44 orang karyawan. Hasil analisis data dengan menggunakan analisis regresi menunjukkan hahwa tes IST dan tes Kraeplin tidak memprediksi prestasi kerja karyawan. Hasil analisis terhadap masing-masing aspek yang diungkap tes IST dan tes Kraeplin diketahui hahwa hanya ada dua aspek yang memprediksi prestasi kerja, yaitu aspek latihan balok pada tes IST dan kecepatan kerja pada tes Kraeplin.