ANALISIS KESULITAN GURU SD DI KAB. SUMENEP DALAM MENGAJAR PADA KURIKULUM 2013


INOVASI || Jurnal Humaniora, Sains, dan Pengajaran
Volume XIX | Nomor 1 | Januari 2017 | ISSN: 0854-4328
Penerbit : Fakultas Bahasa dan Sains Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Penulis 1: Dian Kusmaharti
Penulis 2: Lydia Lia Prayitno

PDF VERSI CETAK/ASLI

Abstrak

Para guru umumnya sudah mengikuti sosialisasi kurikulum 2013, tetapi ketika melaksanakan sendiri di sekolah masing-masing mengalami kesulitan. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan kesulitan yang dialami guru, dan (2) mengetahui faktor-faktor yang menjadi kendala guru  SD di Kabupaten Sumenep dalam mengajarkan tema pada Kurikulum 2013. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode angket dengan instrumen pengumpulan data yaitu lembar angket. Dari hasil analisis data yang telah dilakukan maka jenis kesulitan yang dialami guru SD di Kabupaten Sumenep dalam mengajarkan tema pada Kurikulum 2013 yaitu ditinjau dari penggunaan buku guru, buku siswa, proses pembelajaran, dan instrument penilaian. Faktor-faktor yang menjadi kendala guru SD di Kabupaten Sumenep dalam mengajarkan tema pada Kurikulum 2013 antara lain (a) masih sulit meninggalkan pola dan system mengajar yang lama, (b) mengalami kebingungan dalam membedakan komponen pendekatan saintifik, (c) mengalami kebingungan cara merancang pendekatan saintifik, (d) kurang memahami HOTS, (e) mengalami kebingungan dalam menilai sikap termasuk pada cara melakukannya, dan (f) ahli yang dapat dimintai pendapatnya jika mengalami kesulitan dalam menerapkan kurikulum 2013. Untuk mengatasi kesulitan yang dialami guru SD di Kabupaten Sumenep dalam mengajarkan tema pada Kurikulum 2013 yaitu dengan mengadakan pelatihan untuk guru SD di kabupaten Sumenep yang telah menerapkan kurikulum 2013 di sekolahnya.