PEMANFAATAN PARIT DRAINASE SEBAGAI WETLAND UNTUK MENDEGRADASI CEMARAN AIR LIMBAH DOMESTIK


JURNAL WAKTU || Wahana Aktivitas & Kreativitas Teknologi Unipa
Volume 14 || Nomor 01 || Januari 2016 || ISSN: 1412-1867
Penerbit : Fakultas Teknik Universitas PGRI Adi Buana (UNIPA) Surabaya

Penulis 1: Pungut AS
Penulis 2: Muhammad Al Kholif

PDF

Abstrak

Area suatu komplek atau suatu kawasan hunian, pada umumnya memiliki sistem pematusan yang telah sistematis. Sistem pematusan tersebut biasanya diwujudkan dalam suatu jaringan sistem saluran terbuka yang berbentuk selokan. Selokan berfungsi untuk menjadi kumpulan timbulan drainase dari sumber-sumber timbulan, baik oleh limpasan hujan maupun limbah domestik yang selanjutnya disalurkan ke saluran confeyor. 

Jika hanya sekedar menampung dan menyalurkan limpasan hujan, maka saluran tersebut pasti sudah dirancang sedemikian baik,  namun jika dialiri oleh limbah domestik menuju ke badan air umum, maka sesungguhnya saluran drainase tersebut dapat didayagunakan sebagai pengolah cemaran limbah cair domestik dengan menambahkan konstruksi wetland yang berbentuk rawa buatan memanjang pada dasar bangunan drainase sepanjang yang dibutuhkan. Disekitar kampus universitas PGRI Adi Buana Surabaya di Dukuh Menanggal Surabaya drainase utamanya berada pada sisi luar area lahanya. Oleh karenanya menampung seluruh limbah cair yang dikeluarkan oleh pengguna kampus tersebut. Sebelum limbah cair meninggalkan area kampus untuk selanjutnya masuk di badan air drainase perkotaan, maka pada dasar parit drainase tersebut diperlakukan bangunan wetland untuk mengolah limbah domestik. Hasil perlakuan terhadap limbah cair yang dilewatkan wetland pada aliran drainase tersebut mampu menurunkan kandungan cemaran limbah cair untuk parameter BOD dengan efisiensi  52,33%, parameter COD dengan efisiensi 57,88%, dan parameter Detergen dengan efisiensi 72,50%.

Kata Kunci: Keladi Air, Limbah Cair Domestik, Media tanam Pasir Kasar, Wetland

 

Abstract

Around a complex or a residential area, in general, has a drainage system that has systematically. The drainage system is usually manifested in a network system open channel-shaped gutter. Serves to be a collection gutter drainage generation from generation sources, either by rainfall runoff and domestic waste which then distributed to confeyor channel. If merely accommodate and channel the runoff of rain, the channel must have been designed so well, but if fed by domestic waste heading to the water body public, then surely the drainage channels can be utilized as processing contamination of domestic waste by adding the construction of wetland shaped swamp artificial lengthwise on the base of the building along the required drainage. Around the campus PGRI Adi Buana university Dukuh Menanggal Surabaya main drainage area located on the outer side. Therefore accommodate all liquid waste issued by the campus. Before the effluent leaving the campus area to the next entry in the urban drainage water body, then at the bottom of the trench is treated building wetland drainage for domestic waste treatment. Results of treatment of liquid waste is passed on wetland drainage flow is able to reduce the content of contamination of wastewater for parameters with efficiency 52.33% in BOD, the efficiency of 57.88% in COD parameter and with the efficiency of 72.50% Detergent parameters.