PERTIMBANGAN MORAL DAN RELEVANSINYA TERHADAP PERSEPSI ETIS DILAKUKANNYA PRAKTIK MANAJEMEN LABA


MAJALAH EKONOMI || Telaah Manajemen, Akuntansi, dan Bisnis
Volume XVII || Nomor 1 || Juli 2013 || ISSN: 1411-9501
Penerbit : Fakultas Ekonomi Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Penulis 1: Siti Istikhoroh
Penulis 2: Untung Lasiyono

PDF

ABSTRAK

Kecurangan akuntansi dalam pelaporan keuangan menjacli pusat perhatian dunia terkait dengan banyaknya perusahaan besar yang runtuh karena manipulasi laporan keuangan. 

Beberapa penelitian membuktikan bahwa pemicu tindakan tidak terpuji tersebut antara lain adalah praktik manajemen laba yang didalamnya terdapat proses creative accounting di mana beberapa pihak secara bersama-sama memanipulasi data keuangan demi mendapatkan keuntungan manajerial. Dilema etika selalu muncul dalam pruktik manajemen laba. Meskipun ada yang menganggap hahwa manajemen laba cenderung menyesatkan stakeholder, namun pada sisi lain dianggap sebagai tindakan yang wajar dalam memanfaatkan fieksibilitas aturan pelaporan keuangan. Dilema etika inilah yang sering dimanfaatkan oleh ukuntan kurang bermoral untuk melegalkan tindakan tersebut.

Artikel ini bertujuan memberikan masukan tentang perlunya pertimbangan moral dalam praktik manajemen laba kepada penemu kebijakan pelaporan keuangan. Pertimbangan tersebut mengarah pada sensitivitas dan motivasi moral untuk membantu memecahkan dilema etis prakiik manajemen laba dalam perspektif projesionalitas akuntan.