PENERAPAN METODE PROYEK DALAM OVER-EXTENSION DAN UNDER EXTENSION: UPAYA AWAL BAGI AUD UNTUK MERESPON SITUASI GLOBAL

Oleh : Rahayu Pujiastuti, S1 – Pendidikan Bahasa Indonesia (rahayupujiastuti30@vahoo. co. id)

Pembelajaran bahasa Indonesia pada anak usia dini bertujuan agar dapat menumbuhkan sikap positif terhadap bahasa dan sastra Indonesia. Melalui sikap positif tersebut diharapkan dapat menjadi dasar bagi anak usia dini untuk memahami dan merespon situasi lokal, regional, nasional, dan global. Hal tersebut disebabkan aspek bahasa tidak hanya dapat memenuhi kebutuhan untuk berbahasa (berkomunikasi), tetapi juga memenuhi kebutuhan sosial emosional serta indikator perkembangan kognitif anak usia dini.
Kenyataannya, pada pembelajaran anak usia dini di kelompok bermain (play group) yang dimulai pada tahap telegrafis suing dijumpai masalah, salah satunya perluasan makna kata (over-extension) dan penyempitan makna kata (under-extension). Kedua hal tersebut tidak hanya menjadi kendala untuk pencapaian tujuan pembelajaran pada anak usia dini, tetapi juga kendala pada pemerolehan semantis anak. Padahal, makna sangat penting untuk memahami pesan atau maksud ketika berkomunikasi dalam berbagai situasi.
Metode proyek dirasa dapat dijadikan solusi altematif untuk meminimalkan kedua masalah tersebut. Selain dapat dirancang sesuai dengan usia dan tingkat perkembangan anak serta menyenangkan, metode proyek merupakan kegiatan yang memungkinkan terjadinya interaksi linguistik sehingga memfasilitasi anak untuk memperoleh pengetahuan bahasa yang dapat berguna bagi perkembangan bahasanya. Melalui metode proyek diharapkan anak lebih banyak mendapat pajanan pada benda├é┬Čbenda yang ada di sekitarnya sehingga dapat memahami fitur semantis kata dan akhimya dapat melakukan performansi secara tepat.

PDF