PENERAPAN METODE BERCERITA DALAM MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BERBAHASA DAN KARAKTER PESERTA DIDIK USIA DINI

Oleh : A. Fachrurrazi, S1 – Pendidikan Bahasa Indonesia

Kegiatan bercerita pada anak dapat dipandang penting karena memberikan dampak positif pada anak. Dengan bercerita anak dapat berbagi dan menciptakan pengalaman bersama, mengembangkan kemampuan anak dalam menafsirkan peristiwa yang ada di luar pengalaman langsungnya. Melalui cerita-cerita yang disampaikan, pernahaman anak tentang dunia dapat diperluas dalam atmosfer yang penuh cinta dengan cara yang aman. Dengan cerita pula anak tidak perlu mengalami sendiri kejadian-kejadian berbahaya untuk memahami adanya bahaya. Anak tidak perlu mengalami penderitaan untuk memahami adanya penderitaan dan tokoh cerita. Bahkan dengan kegiatan bercrita anak dapat memahami apa itu kebahagiaan dan bagaimana mencapainya, lalu memproyeksikan pemahamannya itu ke masa depan dan bergerak mencapainya di kemudian hari.Kegiatan bercerita juga bermanfaat dalam hal menarik minat dan perhatian murid, melatih pemahaman, perluasan perbendaharaan kata dan tatabahasa, serta dapat meningkatkan penguasaan keterampilan murid dalam mendengarkan, berbicara, membaca dan menulis, dan mengembangkan imajinasi. Bercerita dapat membantu murid untuk melatih imajinasi dan ketreampilan berbahasa melalui aktivitas menceritakan kembali. Murid juga dapat mengembangkan episode-episode atau versi¬versi baru dengan gambaran dan imajinasi berdasarkan cerita aslinya

PDF