PENGOLAHAN AIR BERBASIS ION EXCHANGE TERPADUKAN DENGAN MEMBRAN PERMIABEL PADA MEDAN ELECTRODEIONIZATION (EDI)

Author:

Sugito, sugito@unipasby.ac.id

Budi Prijo Sembodo,budi@unipasby.ac.id

Abstract:

Proses penghilangan kation dan anion di dalam air dapat dilakukan
dengan menggunakan resin penukar ion (ion exchange), deionisasi, destilasi
transfer membran, flash evaporation, maupun reverse osmosis. Metode
yang dilakukan secara terpisah masing masing memiliki kelemahan. Aplikasi
kombinasi metode secara berganda dapat secara simultan meningkatkan
proses removal kation dan anion yang terlarut di dalam air.
Rangkaian reaktor dalam penelitian ini terdiri dari 3 (tiga) tabung
silindris yang disusun secara seri dengan sistem aliran up-flow. Pada tabung
pertama dilakukan treatment ion exchange menggunakan resin sintetis anion,
tabung kedua menggunakan resin sintetis kation, dan tabung ketiga
menggunakan perlakuan Elektro deionisasi (EDI) pada membrane
permiabel secara kontinu. Membrane permiabel kation dan membrane
permeable anion dirangkai secara bersilang, dan elektroda anoda dipasang
bersebelahan dengan membrane permiabel kation, begitu pula sebaliknya.
Parameter terukur adalah kualitas air bersih sesuai dengan Permenkes.
Reaktor pengolahan air berbasis Ion Exchange terpadukan dengan
Membran Permiabel Elektrodeionisasi (EDI) mengunakan arus DC / 24 V
/ 5 A secara komulatif dengan treatment lengkap menunjukan kinerja
removal parameter : Warna 50 Unit PtCo, Kekeruhan 16.20 Skala NTU,
Kesadahan Total 264.29 mg/L CaCO3, Sulfat 59.40 mg/L SO4, Nitrat 1.63
mg/L NO3-N, Nitrit 0.05 mg/L NO2-N, Amonia 1.75 mg/L NH3-N, Besi
0.02 mg/L Fe, Mangan 5.15 mg/L Mn, Seng 0.10 mg/L Zn, Flourida 0.10
mg/L F, dan Deterjen 0.08 mg/L. Hasil penelitian menghasilkan air yang
memenuhi kualitas baku mutu air bersih sesuai Permenkes No.416/IX/
tahun 1990.

Keyword : elektrodeionisasi; ion exchange; membran permiabel; upflow; resin