POLA BARU PENDIDIKAN LINGKUNGAN HIDUP

Oleh : Sri Widyastuti, S2 – Pascasarjana (redaksi@unipasby.ac.id)

Pendidikan lingkungan merupakan salah satu faktor penting untuk meminimalisasi kerusakan lingkungan hidup dan merupakan sarana dalam menghasilkan somber daya manusia yang dapat melaksanakan prinsip pembangunan berkelanjutan. Pendidikan lingkungan dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan pemahaman dan kepedulian masyarakat dalam mencari pemecahan dan pencegahan timbulnya masalah lingkungan. Untuk membangkitkan kesadaran manusia terhadap lingkungan hidup di sekitamya, proses yang paling penting dan harus dilakukan adalah dengan menyentuh hati. Jika proses penyadaran telah terjadi dan perubahan sikap dan pola pilcir terhadap lingkungan telah terjadi, maka dapat dilakukan peningkatan pengetahuan dan pemahaman mengenai lingkungan hidup, serta peningkatan dalam mengelola lingkungan hidup. Tahun 1986, pendidikan lingkungan hidup dan kependudukan dimasukkan ke dalam pendidikan formal dengan dibentuknya mata pelajaran Pendidikan Kependudukan dan Lingkungan Hidup (PKLH). PKLH diintegrasikan e dalam semua mata pelajaran. Perkembangan lebih lanjut Pendidikan Lingkungan Hidup di Indonesia seyogyanya tidak hanya di berikan di tingkat sekolah namun juga harus ada kurikulum Pendidikan Lingkungan Hidup yang melibatkan masyarakat seperti: 1) Menjalin kemitraan dengan berbagai Perusahaan sebagai bentuk Corporate Social Responsibility (CSR) dan 2)Pendidikan Lingkungan Hidup bagi pars wanita khususnya ibu rumah tangga melalui gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK).

Download PDF