Pembelajaran Matematika Berbasis Pendidikan Karakter Untuk Sekolah Dasar

Oleh : Lydia Lia Prayitno, Rarasaning Satyaningsih,

S1 – Pendidikan Matematika

Pendidikan merupakan faktor utama dalam pembentukan karakter bangsa. Hal ini diperkuat oleh Presiden RI Pertama (dalam Soedarsono, 2009) yang menyatakan bahwa —Bangsa ini harus dibangun dengan mendahulukan pembangunan karakter (character building) karena character building inilah yang akan membuat Indonesia menjadi bangsa yang besar, maju dan Jaya serta bcrmartabat. Pembangunan karakter menjadi tugas utama dari pendidikan karena seorang siswa mempunyai karakter yang kuat sebagai model dalam membangun peradaban tinggi dan unggul. Pada dasarnya pembangunan karakter sudah ditanamkan oleh orang tua sejak anak dilahirkan tetapi karena pengaruh lingkungan terkadang karakter yang tertanam hilang begitu raja. Oleh karena itu, ketika anak memasuki usia sekolah pembangunan karakter bisa dimulai dari tingkat Taman Kanak-kanak dilanjutkan dengan Sekolah Dasar. Pembangunan karakter dapat dilakukan selama proses pembelajaran di sekolah, baik pembelajaran yang ada di kelas maupun di luar kelas. Pembangunan .karakter di dalam kelas dapat dilakukan selama proses pembelajaran berlangsung, salah satunya melalui pembelajaran matematika. Salah satu metode yang dapat digunakan dalam pembelajaran matematika khususnya pada materi bilangan bulat adalah metode bermain. Melalui metode bermain ini, permainan yang digunakan adalah permainan pelangi bilangan bulat. Nilai-nilai karakter yang tertanam melalui permainan pelangi bilangan bulat ada 13 nilai karakter dan sesuai dengan pilar dari pendidikan karakter. 13 nilai karakter yang bisa ditanamkan adalah (1) kooperatif, (2) tanggung jawab, (3) toleran,(4) komitmen, (5) tertib, (6) adil, (7) tertib,(8) tabu berterima kasih, (9) fair play, (10) pengendalian diri, (11) disiplin, (12) kejujuran, dan (13) ikhlas. Nilai karakter yang ditanamkan ini sesuai dengan karakteristik tumbuh kembang anak pada usia kelas IV Sekolah Dasar.

PDF