UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA REALISTIK DI KELAS X SMA NEGERI 3 MOJOKERTO TAHUN PELAJARAN 2009-2010

Oleh : Liknin Nugraheni, S. Si., M. Pd. 1) Nifa Rusliyah 2), S1 – Pendidikan Matematika
Dibuat : 2010, dengan 1 file

Keyword : Metode Pembelajaran matematika Realistik , Prestasi Belajar.

Proses belajar mengajar merupakan kegiatan inti dalam pendidikan di sekolah. Pemilihan model mengajar akan berpengaruh pada hasil belajar siswa. Jika pemilihan metode tersebut sesuai dengan materi yang akan diajarkan maka akan mengubah cara belajar siswa. Sehingga untuk mencapai hal itu peneliti mencoba meneliti lebih jauh tentang metode pembelajaran matematika realistik yang dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. Pembelajaran matematika realistik adalah pemanfaatan realitas dan lingkungan yang di pemanfaatan realitas dan lingkungan yang di pahami peserta didik untuk memperlancar proses pembelajaran matematika sehingga mencapai tujuan pendidikan matematika secara lebih baik daripada masa yang lalu. Selain itu metode pembelajaran matematika realistik berarti menerapkan dua pendekatan, yaitu dari sisi pendekatan terhadap kegiatan pembelajaran (persiapan,proses,evaluasi dan tindak lanjut) dan pendekatan materi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pendekatan pembelajaran matematika realistik dapat meningkatkan prestasi belajar matematika siswa di kelas X SMA Negeri 3 Mojokerto tahun pelajaran 2009-2010.
Dalam penelitian ini digunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X-B SMA Negeri 3 Mojokerto tahun pelajaran 2009-2010 dengan jumlah siswa 49 orang yang terdiri dari 21 siswa laki-laki dan 28 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode tes, yaitu metode tes subjektif buatan guru yaitu digunakan untuk mengetahui prestasi belajar siswa pada setiap siklusnya.
Untuk menganalisis data tersebut peneliti menggunakan prosentase ketuntasan hasil belajar siswa yang dapat diperoleh dengan ketentuan ketuntasan siswa dalam belajar secara individu dikatakan tuntas apabila mencapai ≥ 65, sedangkan ketuntasan siswa secara klasikal dapat dikatakan tuntas apabila secara keseluruhan siswa dalam kelas mencapai ketuntasan sebesar ≥ 85 %.

Dalam penelitian ini diperoleh ketuntasan hasil belajar siswa meningkat dari siklus I sebesar 71,42% dan siklus II sebesar 89,79%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan pendekatan pembelajaran matematika realistik dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa di kelas X SMA Negeri 3 Mojokerto tahun pelajaran 2009-2010.

PDF