TEORI BELAJAR BRUNER UNTUK MENEMUKAN JARING-JARING KUBUS

Oleh : Lydia Lia Prayitno1 Agus Prasetyo Kurniawan2 Luki Wiharti3, S1 – Pendidikan Matematika (1lydia.liaprayitno5@gmail.com; 2sugaghost@gmail.com; 3lukiwihart@yahoo.co.id)

Pelajaran Matematika merupakan salah satu momok yang menakutkan bagi sebagian siswa di berbagai tingkat pendidikan. Sebagai seorang guru, sebaiknya menerapkan teori belajar yang dapat digunakan dalam pembelajaran, salah satu teori belajar yang dikenal adalah teori belajar Bruner yang diperkenalkan oleh Jerome Bruner. Bruner menekankan pada penanaman konsep pada setiap siswa, tetapi penanaman konsep ini perlu diperhatikan karena siswa mempunyai tingkat kemampuan yang berbeda maupun cara penyampaian materi yang dilakukan oleh guru. Oleh karen itu dalam teori Bruner mempunyai 3 tahap yaitu (1) tahap enaktif, (2) tahap ikonik dan (3) tahap simbolik. Dalam hal ini teori bruner akan digunakan dalam menemukan jaring-jaring kubus.
Tahap-tahap teori bruner dalam menemukan jaring-jaring kubus adalah (1) tahap enaktif, meminta siswa untuk membuat kubus yang terbuat dari karton atau plastik mika, kemudian meminta siswa untuk memotong berdasarkan rusuknya sehingga diperoleh rebahan dari kubus, (2) tahap ikonik, berdasar hasil kegiatan memotong kubus berdasarkan rusuknya, siswa diminta untuk menggambarkan rebahan dari kubus. Kemudian siswa diminta juga untuk menemukan jaring-jaring kubus yang lain, (3) tahap simbolik, guru dapat meminta siswa untuk membuat jaring-jaring kubus yang baru dengan ukuran yang berbeda

Keyword : teori bruner, jaring-jaring kubus

PDF