PERAN PILAR FILSAFAT ILMU DALAM MEWUJUDKAN SISTEM EKONOMI YANG BERKEADILAN


MAJALAH EKONOMI || Telaah Manajemen, Akuntansi, dan Bisnis
Volume VIII || Nomor 1 || Juni 2008 || ISSN: 1411-9501
Penerbit : Fakultas Ekonomi Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Penulis: Untung Lasiyono (untunglasiyono@unipasby.ac.id)

Abstract: Sebagai negara berkembang. Indonesia untuk bisa mensejahterakan masyarakatnya sangat tergantung pada kemampuan mereka mendapat akses dan kemampuan untuk dapat menggunakan pelayanan publik.Akhir-akhir ini Indonesia sedang berada dalam kondisi memperihatinkan karena berbagai macam kebijakan pemerintah yang dibuat hanya dapat memperlebar kesenjangan dalam masyarakat. Seperti beberapa kebijakan yang dikeluarkan pemerintah yakni memprivatisasi beberapa bidang usaha yang menguasai hajat hidup orang banyak dilanjutkan dengan membuka pintu seluasluasnya kepada para perusahaan acing untuk dapat mengeksplorasi sumber daya alam sumber daya manusia tanpa dapat diatur oleh pemerintah.
Kenyataan ini bertentangan dengan isi Pasal 33 UUD 1945 yang tclah jelas disebutkan dalam UUD 1945 pasal 33 ayat 2 dan 3 yaitu (2) Cabang-cabang produksi yang penting bagi Negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh Negara. (3) Barn: dan air dan kekayaan alam yang terkandung didalannya dikuasai oleh Negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Hal-ha1 yang merugikan diatas dan bertentangan dengan UUD 1945 ini merupakan imbas dari neo-liberalisme yang menjadi varian terbaru dan kapitalisme sebagai arus utama dari perekonomian global sekarang ini.

Full-Text PDF : PERAN PILAR FILSAFAT ILMU DALAM MEWUJUDKAN SISTEM EKONOMI YANG BERKEADILAN
PDF